TNI-AD Cyber Initiative
QBN Logo

Project QBN-Commander 1720

Sovereign Digital Defense and Spectrum Superiority

Transformasi pertahanan siber nasional melalui dominasi narasi dan penguasaan spektrum elektromagnetik. Sistem pertahanan berbasis AI untuk kedaulatan digital NKRI.

Dokumen Proposal oleh Razalee Syahdan

KLASIFIKASI: RAHASIA QBN-COMMANDER 1720 CLEARANCE LEVEL: AUTHORIZED PERSONNEL ONLY COMBAT-PROVEN TECHNOLOGY DOKUMEN TERBATAS SECURE SYSTEM KLASIFIKASI: RAHASIA QBN-COMMANDER 1720 CLEARANCE LEVEL: AUTHORIZED PERSONNEL ONLY COMBAT-PROVEN TECHNOLOGY DOKUMEN TERBATAS SECURE SYSTEM

The Global Warfare Standard

"Kehadiran QBN hari ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan teknologi pertahanan kita melalui implementasi sistem yang telah terbukti efektivitasnya di berbagai medan konflik internasional. Kami tidak sekadar menawarkan perangkat, melainkan sebuah kapabilitas pertahanan siber mutakhir yang dirancang khusus untuk menjaga integritas nasional di ruang digital."
01

Starlink Tracking

Lessons from Ukraine Conflict

Di medan tempur Ukraina, Rusia menggunakan sistem Tobol dan Pole-21 untuk melacak terminal Starlink musuh. Mereka tidak mencari antena secara fisik, mereka mencari emisi radio yang 'bocor' ke samping. QBN mengadopsi pola ini melalui Passive Emitter Geolocation (PEL).

02

Cognitive Warfare

Standard of Unit 8200 Israel

Kenapa Israel bisa mendominasi narasi di Timur Tengah? Mereka menggunakan Narrative Dominance. Mereka tidak memutus internet rakyatnya, mereka 'meracuni' narasi musuh dengan algoritma. QBN membawa sistem serupa; kita menguasai algoritma platform.

03

Network Suppression

Operation 'Socialist' by GCHQ UK

Inggris melalui GCHQ membuktikan bahwa kontrol terbaik ada di Network Layer. Melalui integrasi pada International Gateway, kita memiliki 'Saklar Utama'. Jika konten berbahaya muncul, kita eksekusi sendiri di tingkat infrastruktur.

04

SCIF Infrastructure

NSA Security Standard

Kami tidak hanya memberikan software. Kami membangun SCIF (Sensitive Compartmented Information Facility). Ini adalah standar keamanan tertinggi Amerika Serikat untuk melindungi rahasia negara dari penyadapan sinyal asing.

Identifikasi Tantangan

Critical

Vulnerability

Propaganda musuh di media sosial terjadi secara masif dan terstruktur, memecah belah kedaulatan NKRI melalui perang informasi asimetris.

Warning

Blind Spot

Penggunaan Starlink dan satelit komersial di wilayah konflik menciptakan blind spot di radar konvensional TNI.

Alert

Ineffectiveness

Metode Deep Packet Inspection tradisional terlalu lambat dan tidak efektif menghadapi enkripsi modern dan protokol baru.

Rancangan Solusi Teknis

Pilar I: Narrative Dominance Platform

Soft-Kill Approach untuk Perang Informasi dan Dominasi Narasi Digital

Definisi dan Tujuan

Menguasai Narrative Domain dengan mengendalikan algoritma media sosial tanpa melakukan blokir manual yang dapat memicu kontra-narasi.

Mekanisme Kerja

  • OSINT Harvester: Memindai Deep Web, Forum, dan Media Sosial dengan kapasitas Petabyte per detik.
  • Bot Swarm Logic: Mobilisasi akun otomatis untuk membanjiri narasi musuh (Flooding Strategy).
  • Shadow-Ban Trigger: Memanipulasi reach algoritma secara organik.

Hasil yang Diharapkan

Konten musuh mati suri sebelum viral. Aman dari isu HAM karena tidak ada sensor eksplisit.

Pilar II: SATCOM Interdiction System

Electromagnetic Spectrum Operations untuk Deteksi Terminal Ilegal

Definisi dan Tujuan

Melokalisir koordinat presisi terminal Starlink ilegal di area blank spot konvensional.

Mekanisme Kerja

  • Passive Detection: Menangkap sinyal bocor Side Lobes dari terminal Starlink.
  • Triangulasi TDOA: Kalkulasi posisi dengan akurasi kurang dari 5 meter.
  • Aerial SIGINT: Drone Fixed-Wing untuk verifikasi visual.

Hasil yang Diharapkan

Menghilangkan "Kabut Perang". Koordinat musuh terdeteksi tanpa diketahui (Pasif).

Rincian Anggaran

Dokumen Terkunci

Rincian anggaran bersifat rahasia dan memerlukan kredensial akses untuk membukanya.

Komponen Spesifikasi Alokasi
Sistem NDP Software AI Engine, Server Cluster, API Licenses Rp 60.000.000.000
Sistem ISIGS RF Sensor Array, Drone Platform, SIGINT Payload Rp 50.000.000.000
Infrastruktur Data Center Tier-4, War Room SCIF, Power Backup Rp 45.000.000.000
SDM dan Training Cyber Range Simulator, Sertifikasi Internasional Rp 15.000.000.000
TOTAL ANGGARAN Rp 170.000.000.000